Saturday, 29 August 2009

Aku dan Kamu

Ketika mentari belum mengintip dari peraduannya pagi ini,
aku membawa semua bagian otakku yang membuatku mengingatmu,
aku menyeret tubuhku yang baru seinci kau pelajari,
aku membawa senyumku yang belum lama kau nikmati,
aku menunggumu di sudut hari, dengan degup yang sama.

Ketika nanti matahari sudah kembali ke peraduannya,
aku tahu aku akan kecewa mendapati pria yang berbeda darimu yang dulu,
aku tahu yang terbaik yang akan aku miliki hanya seorang teman baik,
aku tahu nantinya hatiku milikmu dan hatimu tetap milikmu,
setidaknya, aku tahu aku masih boleh berada di sini.

Bagiku kamu sempurna di antara rapuh dan kerasnya hati yang membaja,
bagiku kamu segalanya,
segalanya yang tidak akan kusentuh,
karena bagiku..

Mari kita nikmati jalan yang membuat kita pernah bersatu,
mari kita tertawa lepas atas ketidaksempurnaan kita dahulu,
mari kita menjadi diri kita,
dengan begitu aku tahu,
aku dan kamu membeku dalam waktu,
kita bukan kita yang dulu,
mari maju tinggalkan kita pada masa yang lalu.

2 comments:

gretta siwalette said...

Bu, pas banget nih sama diri saya. Saya copy ya!

Tabita Nugroho said...

silahkeun :)