Saturday, 7 March 2009

Hahaha...

Tadi malam sebenernya ada satu pemikiran yang mau gue posting tapi, gara2 gue minum obat flu... Ya gitu deh, buat ngetik aja lemes dan akhirnya gue jatuh tertidur.

Pemikiran gue gini, "Kenapa sih Tuhan gak ngabulin permohonan kita langsung?" Lalu gue mikir lagi...

Gue kasih analogi ya.

Misalnya Anya, seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya sedang jatuh cinta dengan Geronimo. Bukan Germo Geronimo. Hanya Geronimo. Setiap hari kalau tanpa sengaja melihat Geronimo, Anya akan langsung meleleh. Anya terus menerus berdoa supaya suatu hari-sesegera mungkin-bisa jadian dengan Geronimo.

Suatu hari, Anya bertemu dengan Ferdinand. Ferdinand adalah pemuda yang simpatik, tenang, dan cerdas. Ferdinand tanpa sengaja bertemu pandang dengan Anya. Tanpa Anya duga, Ferdinand justru memberikannya sebuah senyuman manis sebelum Anya tersenyum dan memalingkan mukanya. Anya kaget, bahkan Geronimo hanya mampu memberikannya tatapan heran tanpa senyuman.

Lalu, Anya mulai tertarik dengan pemuda ini. Hanya sekedar tertarik seperti, itu siapa? Dia anak apa? Kenapa? Dari mana? Mau ke mana? Ada apa? Dan kemudian... Anya hanya terdiam. Bisa jadi karena Anya sedih karena Geronimo tidak sera
mah Ferdinand, atau bahkan mungkin Anya jadi berpaling pada Ferdinand.

Bila ini terjadi, Anya akan meminta pada Tuhan untuk menjadikan Geronimo sebagai pasangannya. Nahh... Kalau begini, bagus Tuhan tidak memberikan Geronimo pada Anya kan? Anya justru mendapatkan orang yang tepat.


Yang mau gue sampein, there is worth to wait. Somehow kita memang akan kehilangan. Kalau kita dapatkan permohonan kita hari ini, kita akan kehilangan permohonan kita besok. Kalau kita tidak mendapatkan permohonan kita hari ini, kita akan dapat permohonan kita besok.

Hahaha... Bukan, bukan soal dia. Gue hanya ingin meyakinkan diri gue sendiri kenapa Tuhan butuh waktu untuk memberikan keinginan kita. Lagipula gue percaya, he is worth to wait.

1 comment:

timothy said...

ahahahaha (loh kok komen jadi pas sama judul postnya..)
nice post, tit...
tapi sejauh gue membaca buku the secrets, it's a matter of TIME...
"waktu"nya kita sama "waktu"nya Tuhan kan beda...beda jam tangan..
satu detiknya Tuhan, mungkin satu bulannya manusia...

lagipula bang Einstein pernah bilang tentang relativitas kan...

yeah, kalo kata Tom Hanks di The Terminal; life is waiting.